1. Sebutkan dan jelaskan operasi – operasi dasar yang berkenaan dengan basis data (database)?
Operasi-operasi dasar yang dapat kita lakukan berkenaan dengan basis data adalah
sebagai berikut:
- Pembuatan basis data baru (create database), identik dengan pembuatan lemari arsip yang baru.
- Penghapusan basis data (drop database), identik dengan perusakan lemari arsip, sekaligus beserta isinya jika ada.
- Pembuatan table baru ke suatu basis data (create table), yang identik dengan penambahan map arsip baru ke sebuah lemari arsip yang telah ada.
- Penghapusan table dari suatu basis data (drop table), identik dengan perusakan map arsip lama yang ada di sebuah lemari arsip.
- Penambahan / pengisian data baru di sebuah basis data (insert), identik dengan penambahan lembaran arsip ke sebuah map arsip.
- Pengambilan data dari sebuah table (retrieve / search), identik dengan pencarian lembaran arsip dalam sebuah map arsip.
- Pengubahan data dalam sebuah table (update), identik dengan perbaikan isi lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.
- Penghapusan data dari sebuah table (delete), identik dengan penghapusan sebuah lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.
2. Jelaskan dan berikan contoh masalah redundancy dalam suatu basis data (database) ?.
Penyimpanan dibeberapa tempat untuk data yang sama ini disebut sebagai redundansi dan mengakibatkan pemborosan ruang penyimpanan dan juga biaya untuk akses lebih tinggi.
Contoh:
Nama, alamat, dan telpon dari mahasiswa di sebuah Perguruan Tinggi tercatat pada table Anggota (pada database Perpustakaan), KRS dan juga pada Keuangan. Apabila kita berbicara sistem yang berbasis jaringan maka 1(satu) table mahasiswa bisa dimanfaatkan oleh beberapa sub database yang menginginkannya.
3. Jelaskan keuntungan – keuntungan apa saja dengan diterapkannya basis data (database) pada suatu perusahaan ?.
Keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh dari penerapan sistem basis data pada suatu perusahaan adalah sebagai berikut:
- Mengurangi redudansi data : Data yang sama pada beberapa aplikasi cukup disimpan sekali saja.
- Integritas Data : Dimana data terismpan secara akurat karena tidak adanya redudansi data.
- Menghindari inkonsisten data : Sebagai akibat tidak adanya data yang redundansi data, sehingga tidak terjadi inkonsisten data, karena data yang akan diupdate cukup dilakukan sekaligus saja.
- Penggunaan data bersama : Data yang sama dapat diakses atau dimanfaatkan oleh beberapa user pada saat yang bersamaan.
- Standarisasi data : Akibat tidak adanya redundansi, inkonsisten, dan integritas data, maka akan terciptanya adanya standarisasi data.
- Jaminan Keamanan Data (Security Data) : Data yang tersimpan hanya dapat diakses oleh yang mempunyai otoritas terhadap data tersebut.
- Menyeimbangkan kebutuhan data : Data ditentukan prioritas suatu operasi, misalkan antara update dengan retrieve data.
4. Jelaskan kerugian - kerugian apa saja dengan diterapkannya basis data (database) pada suatu perusahaan ?.
Kerugian - kerugian yang ada dengan diterapkannya basis data pada suatu perusahaan adalah sebagai berikut:
- Diperlukan harware (perangkat keras tambahan) : CPU yang lebih kuat, terminal yang lebih banyak, alat komunikasi.
- Biaya Performance yang lebih besar : listrik, personil yang lebih tinggi klasifikasinya, biaya telekomunikasi antar lokasi.
- Rawannya keberhasilan operasi : gangguan listrik, dan komunikasi.
- Sistem kelihatan lebih kompleks : banyaknya aspek yang harus diperhatikan.
5. Berikan contoh suatu database, kelompokkan mana sebagai file / table, dan field / atributnya ?
Berikut ini ini adalah contoh dari database Penjadwalan_mengajar_dosen pada sebuah perguruan tinggi, dimana pada database tersebut terdiri dari file / table Dosen,Matakuliah, Jurusan dan Mengajar.
1. Dosen
Dosen ={nid,nama_d,tempat_lhr,tgl_lahir,jkelamin,alamat,kota,kodepos,gajipokok}
Dengan data value sebagai berikut:
Gambar 2.1. Data value Dosen
2. Matakuliah
Matakuliah ={kdmk,nama_mk,sks,semester}
Dengan data value sebagai berikut:
Gambar 2.2. Data value Matakuliah
3. Jurusan
Jurusan ={kode_jur,nama_jur,sjenjang,nama_kajur}
Dengan data value sebagai berikut:
Gambar 2.3. Data value Jurusan
4. Mengajar
Mengajar ={nid,thn_akademik,smt,hari,jam_ke,kdmk,waktu,kelas,kode_jur}
Dengan data value sebagai berikut:
Gambar 2.4. Data value Mengajar
Implementasi relasi (hubungan antar table) yang ada pada database tersebut dapat dilihat pada gambar berikut ini (Dengan database MS-SQL Server 2000 dan MS-Access):
Gambar 2.5. Diagram database Penjadwalan_mengajar_doseen dengan SQL-Server 2000
Gambar 2.6. Relationship database Penjadwalan_mengajar_doseen dengan MS-Access
Pada gambar tersebut diatas terlihat bahwa pada table mengajar, berelasi kepada table dosen, matakuliah dan jurusan, dikarenakan pada table mengajar tersebut membutuhkan data – data yang ada pada ketiga tabel tersebut, artinya:
• Seorang dosen bisa mengajar lebih dari satu matakuliah pada semester yang sama.
• Satu matakuliah bisa diajar (diampu) oleh banyak dosen dan jurusan.
6. Jelaskan operasi manipulasi apa saja yang dapat dilakukan berkenaan dengan pembentukan basis data (database) ?.
Operasi manipulasi yang dapat dilakukan pada database tersebut adalah sebagai
berikut:
- Insert : Kita dapat melakukan pemasukan data – data baru pada file / table dosen, matakuliah, jurusan dan mengajar.
- Delete : Kita dapat melakukan penghapusan data yang telah ada pada file / table dosen, matakuliah, jurusan dan mengajar untuk data – data yang tidak diperlukan lagi.
- Update : Kita dapat melakukan perubahan data – data alamat dan kota seorang dosen pada file / table dosen dikarenakan dosen tersebut pindah alamat, dan kita dapat melakukan perubahan untuk data yang lainnya pada database tersebut.
- Retrieve : Kita dapat menampilkan Informasi mengenai dosen menurut jenis kelamin, kota alamat dan lainnya, informasi mengenai transaksi mengajar dosen, informasi jurusan, informasi mengenai matakuliah berdasarkan sks nya dan informasi lainnya.
7. Jelaskan pengertian level konseptual pada abstraksi data ?.
Level abstraksi data level lebih tinggi yang menggambarkan data apa (what) yang disimpan dalam basis data, dan hubungan relasi yang terjadi antar data. Level ini menggambarkan keseluruhan basis data. Pemakai tidak memperdulikan kerumitan dalam struktur level phisik lagi, penggambaran cukup dengan memakai kotak, garis dan keterangan secukupnya. Level ini digunakan oleh database administrator, yang memutuskan informasi apa yang akan dipelihara dalam satu database.





